Selasa, 03 Maret 2015

[022] Al Hajj Ayat 007

««•»»
Surah Al Hajj 7

وَأَنَّ السّاعَةَ آتِيَةٌ لا رَيبَ فيها وَأَنَّ اللَّهَ يَبعَثُ مَن فِي القُبورِ
««•»»
wa-anna alssaa'ata aatiyatun laa rayba fiihaa wa-anna allaaha yab'atsu man fii alqubuuri
««•»»
Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.
««•»»
and the Hour is bound to come, there is no doubt in it, and Allah will resurrect those who are in the graves.
««•»»

Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala mengemukakan bukti-bukti berbangkit pada ayat-ayat yang terdahulu, maka pada ayat-ayat ini Allah menegaskan lima perkara:
  1. Tuhan yang diterangkan pada ayat-ayat di atas adalah Tuhan yang sebenarnya, Tuhan Yang Maha Kuasa. Yang menentukan segala sesuatu. Tidak ada seorangpun yang sanggup menciptakan manusia dengan proses yang demikian itu, yaitu menciptakan manusia dari tanah, kemudian menciptakan manusia dari setetes mani, makhluk yang mati, kemudian menjadi segumpal darah, kemudian menjadi segumpal daging dalam rahim wanita kemudian lahir ke dunia, semakin lama bertambah besar, menjadi dewasa, berketurunan, bertambah tua, akhirnya meninggal dunia menjadi makhluk yang mati kembali. Siapakah yang sanggup merubah tanah yang mati dan tandus menjadi tanah yang subur serta ditumbuhi oleh tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam. Siapakah yang membuat ketentuan dan aturan-aturan yang demikian rapi dan teliti itu, sehingga dengan ketentuan-ketentuan dan aturan-aturan itu seluruh alam yang luas ini dapat diatur, selain dari pada Allah Subhanahu wa Ta'ala yang wajib disembah?
  2. Dialah yang menghidupkan yang mati. Menghidupkan yang mati berarti memberi nyawa dan kehidupan kepada yang mati itu, di samping memberi kelengkapan untuk kelangsungan hidup makhluk itu, baik kelangsungan hidup makhluk itu sendiri ataupun kelangsungan hidup jenisnya. Kemudian Dia mematikan kembali. Zat yang dapat menghidupkan yang mati, kemudian mematikannya, tentu zat itu sanggup pula menghidupkannya kembali pada hari berbangkit. Menghidupkan sesuatu makhluk kembali itu adalah lebih mudah dari menciptakannya pada kali yang pertama.
  3. Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dia berbuat sesuatu menurut yang dikehendaki-Nya; tidak ada sesuatupun yang dapat merubah dan menghalangi kehendak-Nya itu.
  4. Agar orang-orang yang ingkar itu mengetahui bahwa hari kiamat yang dijanjikan itu pasti datang; tidak ada keraguan sedikitpun.
  5. Agar mereka dapat meyakini bahwa hari berbangkit dari kubur, setelah hari kiamat itu pasti pula terjadi.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan) tidak diragukan lagi (padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur).

««•»»
and because the Hour will come, whereof there is no doubt, uncertainty; and because God will resurrect those who are in the graves.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 6][AYAT 8]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=22&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#22:7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar