Sabtu, 28 Februari 2015

[022] Al Hajj Ayat 001

««•»»
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
««•»»
bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi
««•»»
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

««•»»
In the Name of Allah, the All-beneficent, the All-merciful.

««•»»

Surah Al Hajj 1

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيمٌ
 
««•»»
yaa ayyuhaa alnnaasu ittaquu rabbakum inna zalzalata alssaa'ati syay-un 'azhiimun
««•»»
Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).
««•»»
O mankind! Be wary of your Lord! Indeed the quake of the Hour is a terrible thing.
««•»»
   
 Ayat ini menceritakan agar manusia mawas diri serta menjaga dirinya dari azab Allah, dengan mengikuti perintah-perintah-Nya dan menghentikan larangan-larangan-Nya. Perintah itu berlaku sejak ayat ini diturunkan sampai datangnya hari kiamat, yang pada waktu itu terjadi gempa bumi yang amat dahsyat, menghancur leburkan seluruh yang ada dalam jagat raya ini.

Allah memerintahkan yang demikian adalah karena guncangan dan malapetaka yang terjadi pada hari yang sangat hebat itu yang tiada taranya. Dalam firman Allah yang lain diterangkan guncangan dan gempa bumi yang terjadi pada hari itu.

Allah SWT. berfirman:
إذا زلزلت الأرض زلزالها وأخرجت الأرض أثقالها
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat) dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya.

(QS. Al Zalzalah [99]:1-2)

Dan firman Allah SWT.:
وحملت الأرض والجبال فدكتا دكة واحدة فيومئذ وقعت الواقعة
Dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat.

(QS. Al HaAqqah [69]:14-15)

Dari ayat ini dipahamkan bahwa orang-orang yang bertakwa, tidak merasa ngeri dan takut pada hari kiamat itu, karena mereka telah percaya bahwa hari kiamat itu pasti terjadi, bahwa mereka telah yakin benar akan mendapat perlindungan dan pertolongan Allah pada hari itu, serta yakin pula bahwa tidak seorangpun yang dapat memberi perlindungan dan pertolongan pada hari itu selain dari Allah SWT.


Yang Maha Kuasa lagi Maha Pengasih kepada hamba-hamba-Nya. Sebaliknya orang-orang yang ingkar kepada Allah, tidak mengikuti perintah-Nya den tidak menghentikan larangan-larangan-Nya akan merasakan akibat guncangan bumi dan kehancuran dunia pada waktu itu, sebagai siksaan yang tiada taranya. Mereka tidak dapat menghindarkan diri daripadanya sedikitpun dan tidak ada seorangpun yang dapat menolong mereka, karena Allah hanya akan menolong dan melindungi hamba-hamba-Nya yang bertakwa kepada-Nya.

Menurut suatu riwayat, bahwa ayat ini diturunkan pada malam hari, pada waktu terjadi peperangan Bani Mustalik, lalu Nabi Muhammad saw membacakan ayat ini kepada para sahabat. Setelah beliau membacakan ayat ini, beliaupun menangis dan para sahabatpun ada yang ikut menangis, ada yang gundah gulana dan ada pula yang merenungi ayat ini.


Hal ini menunjukkan bagaimana kekhawatiran Nabi Muhammad saw. dan para sahabat terhadap malapetaka yang besar yang terjadi pada hari kiamat itu, sekalipun dalam diri mereka telah terpatri dengan kokoh iman dan kesabaran, dan merekapun telah percaya bahwa Allah pasti menolong kaum Muslimin.

Hari kiamat adalah hari kehancuran dunia, merupakan masa peralihan dari masa kehidupan dunia yang fana ini beralih ke masa kehidupan akhirat yang kekal lagi abadi. Pada waktu itu terjadi suatu kejadian yang amat mengerikan, seluruh planet dan benda-benda angkasa satu dengan yang lain berbenturan, sehingga pecah berserakan menjadi kepingan-kepingan yang halus.


Pada waktu itu itu lenyaplah segala yang ada di alam ini. Hanya yang tidak lenyap waktu itu ialah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Perkasa. Setelah alam fana ini lenyap semuanya, Allah SWT. menggantikannya dengan alam yang lain, yaitu alam akhirat. Pada waktu itu seluruh manusia dibangkitkan kembali dari kuburnya untuk ditimbang amal perbuatannya. Perbuatan baik dibalas dengan surga yang penuh kenikmatan, sedang perbuatan jahat dan buruk dibalas dengan siksa yang pedih di dalam neraka yang menyala-menyala.

Pada waktu itulah manusia memperoleh keadilan yang hakiki dari Tuhannya, yang selama hidup di dunia mereka tidak memperolehnya.

Kepercayaan akan adanya hari kiamat termasuk salah satu dari rukun iman yang wajib diimani dan diyakini oleh setiap orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada Allah SWT. dan kepada Nabi Muhammad saw. yang telah diutusnya.


Hari kiamat itu termasuk salah satu dari perkara-perkara yang gaib, karena itu adalah sukar untuk mengemukakan bukti-bukti yang nyata tentangnya. Akan tetapi jika seseorang telah percaya dengan sungguh-sungguh bahwa Allah Maha Kuasa lagi Maha Adil, Dia cinta dan kasih sayang kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, maka orang itu akan sampai kepada kepercayaan akan adanya hari kiamat.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Hai manusia!) yakni penduduk Mekah dan selainnya (Bertakwalah kepada Rabb kalian) takutlah kalian akan azab-Nya, yaitu dengan taat kepada-Nya (sesungguhnya keguncangan hari kiamat itu) yakni saat gempa yang amat dahsyat menimpa bumi, lalu disusul dengan terbitnya matahari dari tempat terbenamnya, itulah pertanda kiamat telah di ambang pintu (adalah suatu kejadian yang sangat besar) sangat mengejutkan manusia hal ini merupakan semacam azab.
««•»»
O mankind, that is, the inhabitants of Mecca and others: fear your Lord, that is, of His punishment, by being obedient to Him. Surely the earthquake of the Hour [of Doom], that is, the violent quaking of the earth after which the sun will rise from the west, [something] which will be near [the time of] the Hour, is a tremendous thing, in the way it will distress people — this itself being a sort of punishment.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 2]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
1of78
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=22&tAyahNo=1&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#21:1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar